
"Untuk saat ini kita belum berencana menindak pelanggaran helm yang mengklasifikasikan SNI atau tidak. Yang penting sementara tidak pakai helm proyek," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Condro Kirono dalam pesan singkatnya,Senin (16/3/2009).
Aturan helm SNI itu merujuk pada kebijakan Menteri Perindustrian sesuai peraturan Menteri Perindustrian No 40/M-IND/Per/6/2008. Nantinya setelah masa sosialisasi, aturan ini akan dijadikan rujukan dalam menegakkan peraturan di jalan.
"Helm standar SNI memang yang kita harapkan. Untuk itu sosialisasi harus efektif dan menyentuh semua lapisan," tutup Condro.
sumber.
http://www.polri.go.id/indexwide.php?op=news&id_rec=660
Bah, yang bener aja pak, masa musti diperiksain satu-satu helmnya dah gtu tandanya di belakang helm lagi.. klo ga ada logo trus di kemplang gtu waduh ga gtu dong pak polisi (kya gw pentung waktu di tilang..hehee).
kan fungsi helm sendiri buat melindungi kepala dan syarat wajib pengendara motor, ahhh trus aja susahin ntar yang menggunakan sandal di tilang, yang pake sepion sebelah ditilang trus yang bannya bocor ditilang juga...hehee
kesel mode :On.
tambah Tebel dong...(DomPetNy@)


2 comments:
kalo standar DOT kena tilang juga?
Padahal standar SNI masih jau dibanding standar DOT
yah mo gmana klo polisi yang lebih berwenang tuk nentuin.. lagian ada2 aja sih... mending tilang dulu yang jarang pake helm tuh pak..
Poskan Komentar
pilih ID anda & silahkan komentar :